Home » , » Belajar dan Bermain Mind Mapping

Belajar dan Bermain Mind Mapping

Mind Mapping (Dok. Elfi Zulfrida)

Oleh: Elfi Zufrida 

Sebagai seorang guru, tentu ada hal yang sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Setelah uluk salam, kemudian dilanjutkan dengan berdoa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, memberi sambutan, mengabsen dan sedikit ice breaking. 

Biasanya untuk memulai pelajaran dengan menyuruh siswa untuk membuka buku paket IPS kelas 9 halaman 85. Saya meminta mereka membaca Bab 2 tentang Perubahan Sosial Budaya dan Globalisasi.

Di situ tertera bagan Peta Konsep. Siswa diminta untuk mencari arti kata dari masing-masing kata yang tertera di peta konsep selama 5 menit. Setelahnya dibagikan kertas HVS putih kepada setiap anak. Lalu mereka diperintahkan untuk membuat semacam Mind Mapping. 

Saya sebelumnya juga sudah membaca di rumah dan mencoba membuat ringkasan sendiri. Membuat Mind Mapping sendiri agar lebih mengerti apa yang ingin diminta dan maksud serta tujuan yang harus tersampaikan kepada siswa. 

Sebelum mereka mengerjakan apa yang kuminta, terlebih dahulu kujelaskan sedikit tentang Perubahan Sosial, Perubahan Budaya dan Globalisasi beserta contoh-contohnya. Lalu meminta siswa untuk mengemukakan contoh-contoh yang terdapat dalam kehidupan masyarakat di sekitar mereka. 

Setelah mereka mengerti dan mampu menganalisis serta mengasosiaikan perubahan sosial dan perubahan budaya, kini saatnya mereka membuat mind mapping di kertas yang kubagikan. 

Dua puluh menit sebelum jam pelajaran berakhir, kertas-kertas yang dikumpulkan saya diskusikan dalam kelompok kecil. Saya menanyakan apa yang mereka dapat dari pembahasan materi hari ini. Jawabannya beragam. Intinya, ketika menyampaikan kesimpulan: 

1. Globalisasi tidak bisa dihindari. Tetapi harus dimaknai secara bijak. 
2. Perubahan positif harus lebih didahulukan dan ditingkatkan mutunya. 
3. Sedapat mungkin perubahan negatif atau menurun harus diminimalkan. 
4. Pendidikan itu penting. Pendidikan harus menyeluruh menyangkut pengetahuan, ketrampilan, mental, pribadi, agama dan budi pekerti. 

Itulah yang bisa kami pelajari hari ini. Saya puas dan anak-anakpun gembira dengan diskusi ringan. Kelaspun kututup dengan ucapan terimakasih dan doa agar hari ini dan besok kami dapat bertemu kembali dalam keadaan sehat, bahagia dan suka cita.

0 Comments:

Post a Comment