Model Pembelajaran Discovery-Inquiry Learning

Model pembelajaran Discovery-Inquiry adalah model pembelajaran dengan tujuan untuk pencarian makna belajar. Individu yang belajar dimotivasi untuk meningkatkan kompleksitas struktur intelektualnya agar dapat memproses suatu informasi dan mencari secara kontinyu untuk membuat suatu perencanaan sehingga lebih bermakna. Pembelajaran discovery (temuan) mengacu pada situasi pembelajaran, upaya siswa mencapai tujuan pengajaran dengan bimbingan yang sangat terbatas atau tanpa bimbingan sama sekali oleh guru.


POLA PENERAPAN MODEL DISCOVERY – INQUIRI LEARNING

A.PERSIAPAN
1.Guru mengenalkan Rumah Belajar: cara akses, registrasi, cara pemanfaatannya.
2.Guru mengidentifikasi topik pada konten sumber belajar yang menuntut keterampilan berpikir aras tinggi (HOTS) yang pembelajarannya sesuai dengan menerapkan model Discovery – Inquiri Learning.
3.Guru memberikan stimulus dengan menunjukkan gambar/ konten/ katalog media dari Rumah Belajar atau sumber lain / pertanyaan aras tinggi (HOTS).
4.Guru menentukan aneka sumber belajar yang tersedia di sekolah (buku, perpustakaan, alam sekitar, laboratorium) atau internet yang dapat digunakan siswa untuk pengumpulan data dan pembuatan kesimpulan.
5.Guru menyiapkan laptop, LCD, atau papan tulis untuk pembelajaran.
6.Guru membuat RPP yang memuat langkah-langkah (sintaks) model pembelajaran Discovery – Inquiri Learning.
7.Guru membagi kelompok siswa.

B. TAHAP IMPLEMENTASI MODEL
Pendahuluan (Guru) : Sintaks/Langkah 1 Stimulus
Kegiatan Inti (Siswa) 
Sintaks 2
Perumusan masalah
Sintaks 3:
Pengumpulan data
Sintaks 4:
Pengolahan data
Sintaks 5:
Verifikasi
Sintaks 6:
Pembuatan simpulan

PENUTUP (GURU)
Review dan evaluasi pembelajaran
Kegiatan Inti

Contoh Penerapan TOPIK : CAHAYA (MAPEL IPA KELAS VIII di SMP Pesat Bogor)
PENDAHULUAN
Stimulus
Guru memperlihatkan gambar matahari yang bersinar menyinari tumbuhan (media dari topik Fotosintesis sumber belajar). Kemudian memberikan stimulasi dengan pertanyaan : “Apa yang dimanfaatkan oleh manusia dari matahari?”
Kemudian guru membagi kelompok menjadi 4 kelompok kerja, dengan mempertimbangkan pemerataan tingkat kognitif siswa dalam tiap kelompok.
Siswa: memperhatikan stimulus yang disampaikan guru dan kemudian bergabung sesuai kelompok yang telah ditentukan oleh guru.

Kegiatan Inti
Perumusan masalah
Siswa secara kelompok mencari jawaban dengan mengamati matahari dan membaca buku, dan diskusi, kemudian merumuskan beberapa pertanyaan terkait manfaat cahaya matahari dan sifat-sifat cahaya.
Guru: sebagai fasilitator berkeliling ke masing-masing kelompok sambil mengamati/ menilai kinerja kelompok.
Pengumpulan data
Siswa secara berkelompok mengumpulkan informasi dan data untuk menjawab/menjelaskan pertanyaan yang telah dirumuskan. Dalam langkah ini siswa secara aktif memanfaatkan aneka sumber yang ada di sekolah.
1 kelompok: mengumpulkan informasi dari sumber buku di perpustakaan dan lab maya
1 kelompok: mengumpulkan informasi dari sumber benda yang ada di luar kelas dan sumber belajar
1 kelompok: mengumpulkan informasi dari sumber internet dan lab maya
1 kelompok: mengumpulkan informasi dari sumber wawancara dengan orang lain dan sumber belajar
.......................
Guru : sebagai fasilitator berkeliling ke masing-masing kelompok sambil mengamati/menilai kinrja kelompok.

Pemrosesan data
Masing-masing kelompok siswa mengolah data dan informasi yang telah dikumpulkan. Kemudian menyiapkan hasil pengolahan data tersebut dan menyiapkan untuk dipaarkan di depan kelas.
..................
Guru: sebagai fasilitator berkeliling ke masing-masing kelompok, sambil mengamati/menilai kinerja kelompok.
Verifikasi
Melakukan paparan hasil kelompoknya dan meminta pendapat dari kelompok lain. Kelompok lain akan menanggapi dan memberi masukan terhadap paparannya.
...................
Guru: sebagai fasilitator guru memandu berlangsungnya presentasi dan diskusi antar kelompok, sambil mengamati/menilai kinerja kelompok.
Generalisasi
Masing-masing kelompok siswa merumuskan kembali hasil kelompoknya dengan menambahkan masukan-masukan dari kelompok lain, kemudian membuat kesimpulan terhadap pemahaman mengenai cahaya.
.................
Guru: sebagai fasilitator berkeliling ke masing-masing kelompok, sambil mengamati/menilai kinerja kelompok.
Guru membimbing peserta didik dalam berdiskusi.
Guru menanggapi hasil diskusi kelompok dan memberikan informasi yang sebenarnya, serta menjawab pertanyaan jika ada hal baru yang ditemukan siswa namun belum dipahami siswa.

Penutup
Guru mereview dan menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan meluruskan informasi jika ada kesimpulan/konsep yang belum pas dipahami oleh siswa.
Guru memberikan latihan/kuis soal dengan menggunakan kuis/latihan soal yang ada di sumber belajar, topik: Cahaya, dengan cara ditayangkan di depan kelas, kemudian siswa mengerjakan dan dibahas bersama; kemudian guru mengevaluasi pemahaman siswa secara online dengan menggunakan soal yang tersedia di bank soal Rumah Belajar, secara kelompok menggunakan hp/laptop yang dibawa/tersedia di kelas.......

0 Response to "Model Pembelajaran Discovery-Inquiry Learning"

Post a Comment