Home » , » Model Pembelajaran Dengan Wawancara Narasumber Secara langsung

Model Pembelajaran Dengan Wawancara Narasumber Secara langsung

Wawancara siswa dengan guru (Dok. Sugeng T. Santoso)

Mencari model pembelajaran yang sesuai dengan materi yang diajarkan memang sudah menjadi keharusan guru agar pembelajaran tidak monoton atau membosankan. Salah satu caranya adalah dengan mengajak peserta didik untuk keluar ruangan kelas yakni dengan cara wawancara dengan narasumber. 

Kegiatan wawancara ini bisa dilakukan di lingkungan sekolah atau di luar lingkungan sekolah misalnya di pasar, bank, pegadaian, koperasi atau yang lainnya. Kegiatan ini tentu harus disesuaikan dengan jarak antara sekolah dengan tempat tersebut dan alokasi waktunya. 

Jika memungkinkan maka cobalah model pembelajaran dengan wawancara narasumber secara langsung, caranya adalah sebagai berikut : 
  1. Bagi siswa dalam kelompok, satu kelompok beranggotakan 4 orang. 
  2. Tentukan materi yang sesuai untuk wawancara, seperti "Tempat Ekonomi seperti Pasar, Bank, Pegadaian, Koperasi, Money Changer, dan lain-lain”. 
  3. Satu judul untuk satu kelompok. 
  4. Buatlah pertanyaan sebanyak 2-5 pertanyaan saja, dan 2-5 pertanyaan intermezzo. Contoh :. A. Apakah bank itu? B. Apa manfaat bank? C. Untuk apa bank didirikan? D. Apa fungsi bank?  Sedangkan Pertanyaan intermezzo: A. Apakah bapak/ibu nasabah bank? B. Berapa banyak atau berapa sering bapak/ibu berurusan dengan bank? C. Berapa atm yang bapak/ibu punya? D. Seberapa sering bapak/ibu menabung atau mengambil uang? E. Apakah kegunaan ATM atau rekening untuk bapak/ibu? 
  5. Lalu, berilah tugas kepada 2 orang dari tiap kelompok untuk bertanya kepada Kepala Sekolah atau bapak ibu guru dan TU yang ada di sekolah dan mencatatnya. Sedangkan 2 orang lagi mencari dan mencatat referensi di perpustakaan. 
  6. Tentukan waktunya, misalnya 1 jam pelajaran atau 40 menit dan sudah harus kembali ke kelas.
  7. Mencocokkan hasil catatan bersama kelompok dan mendiskusikannya serta membuat kesimpulan bahwa ada persamaan dan perbedaan antara hasil wawancara dan kajian pustaka.
  8. Tunjuk satu kelompok untuk mempresentasikannya secara bergiliran. 
  9. Setelah selesai, beri kesimpulan dan catatlah hal hal baru yang ditemukan. 
  10. Tempelkan hasil resume di dinding atau papan agar semua peserta didik dapat membacanya. 
  11. Bacaan tadi bisa digunakan untuk bahan Ulangan atau Penilaian Harian, dan akan terlihat siapa yang aktif dan siapa yang tidak. 
Bapak dan ibu silakan mencoba metode pembelajaran dengan cara wawancara narasumber secara langsung ini, semoga bisa dipraktekkan di sekolah bapak dan ibu guru. Tulisan ini dibuat oleh Ibu Elfi Zulfrida Guru SMPN 1 Kadewan Bojonegoro Jawa Timur.

0 Comments:

Post a Comment